GUNUNGKIDUL – Guna memastikan kenyamanan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H, Polres Gunungkidul resmi memulai operasi kemanusiaan bersandi Operasi Ketupat Progo 2026. Operasi ini dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai Jumat, 13 Maret 2026, pukul 00.00 WIB.
Persiapan pengamanan ini diawali dengan Apel Gelar Pasukan yang dilaksanakan di Taman Budaya Gunungkidul (TBG) pada Kamis (12/3/2026). Dalam doorstop dengan awak media, Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa fokus utama operasi ini adalah menciptakan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.
"Kami mengerahkan sebanyak 728 personel yang didukung oleh instansi terkait. Tujuannya adalah untuk memastikan terciptanya Kamtibmas serta Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) yang optimal di wilayah hukum Gunungkidul," ujar AKBP Damus Asa sesaat setelah apel selesai.
Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik dan wisatawan, Polres Gunungkidul telah memetakan titik-titik krusial dengan mendirikan sejumlah pos, antara lain:
- 6 Pos Pengamanan (Pospam): Tersebar di Hargodumilah (Patuk), Simpang Trowono, Pantai Baron, Pantai Pulang Sawal (Indrayanti), Rest Area Girisubo, dan Terminal Dhaksinarga.
- 1 Pos Pelayanan (Posyan) yaitu di Siyono.
- 32 Pos Jalur Pantau: Ditempatkan khusus pada titik-titik yang dinilai rawan terjadi kepadatan arus lalu lintas.
Kapolres juga memberikan imbauan tegas kepada para pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik maupun wisata.
"Kami menghimbau seluruh masyarakat agar selalu memperhatikan keselamatan diri dan keluarga, serta senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku," pungkasnya.
( Satgas Humas Ops Ketupat Progo 2026 ).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar